Selasa, 10 Mei 2011

pengertian murid

PENGERTIAN MURID

Pengertian umum dari murid adalah seorang pelajar. Pelajar adalah orang yang mau belajar, menimba ilmu pengetahuan dengan tujuan meningkatkan kwalitas diri. Kwalitas yang semakin baik merupakan cita-cita yang ingin dicapai ketika seseorang mau belajar. Dalam pengertian Alkitab juga hampir sama seperti dalam pengerti umum, hanya saja dalam pengertian Alkitab, bahwa murid juga adalah seorang pengikut  dalam Matius 16:24 dikatakan:” Lalu Yesus berkata kepada murid-murid-Nya: “Setiap orang yang mau mengikut Aku, ia harus menyangkal dirinya, memikul salibnya dan mengikut Aku.” Artinya menjadi murid Kristus bukan perkara mudah atau gampangan seperti kehidupan kekristenan jaman sekarang ini yang cenderung “semau gue”. Sebagaimana amanat Tuhan Yesus Kristus, yaitu untuk menjadikan semua bangsa menjadi murid, disana dikatakan “..dan ajarlah mereka melakukan segala sesuatu yang yang telah kuperintahkan kepadamu….” (Mat.28:20), maka umat Tuhan harus diajar untuk mengerti perintah atau firman Allah dengan demikian umat Tuhan dapat melakukan firman Allah itu dengan benar.
Penyangkalan diri berarti bahwa kita tidak bisa kompromi dengan kebenaran diri kita sendiri. Kita tidak bisa membenarkan tindakan-tindakan kita kalau tidak sesuai dengan firman Allah. Apa yang kita pikirkan dan lakukan haruslah mengacu pada kehendak Allah dalam firman-Nya. Roma 14:8 dia tuliskan:” Sebab jika kita hidup, kita hidup untuk Tuhan, dan jika kita mati, kita mati untuk Tuhan. Jadi baik hidup dan mati, kita adalah milik Tuhan”
Syarat lain untuk menjadi murid adalah mau memikul salib (Lukas 14:27).  Salib merupakan instrument hukuman. Pada jaman kerajaan Romawi era Yesus di dunia, hukuman mati diberikan untuk kesalahan yang dianggap berat yang di buktikan di pengadilan atau yang dinyatakan  oleh beberapa sa Mengacu pada salib Kristus maka makna salib adalah pengorbanan diri dan ketaatan. Jadi untuk layak menjadi murid bagi Kristus harus mau menyalibkan keduniawian dan mau taat untuk melakukan kehendak Allah, meski harus mengalami penderitaan jasmani.
Kalau dikatakan mengikut itu artinya dengan setia mengikuti langkah Kristus dan dengan taat melakukan apa yang di firmankan-Nya. Ketika Yesus mengajak murid-murid yang pertama, Yesus mengatakan “ikutlah Aku” lalu mereka mengikut Yesus dan meninggalkan jala, perahu, ayah mereka untuk mengikut Yesus (Matius 4:18-22).

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar